Berita > Arsip Berita
Arsip Berita | Situs
BPOM Perketat Pengawasan Jelang Natal
citraindonesia -- Selasa, 22/12/2015
Jakarta - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memastikan memperketat pengawasan terhadap peredaran barang – barang konsumsi illegal dalam menyambut natal dan tahun baru 2016.“Kita intensifikasi pengawasan jelang hari besar,” kata Kepala BPOM Roy Sparingga dalam konferensi pers di Kemendag, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Khusus tahun baru dan natal, tambahnya, temuan produk ilegal meningkat sebanyak Rp4,8 miliar, temuan itu didominasi produk berkadaluarsa.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya gandeng Interpol (polisi internasional), melakukan operasi pasar terkait maraknya penjualan produk konsumsi secara online. Produk illegal senilai Rp225 miliar berhasil disita.

“Hasil pengawasan obat dan makanan bahwa nilai senilai Rp225 miliar lebih khusus obat dan makanan. Itu cukup memprihatinkan untuk produk palsu ilegal dan kosmetik,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa total barang konsumsi illegal yan beredar di tanah air pada tahun 2015 meningkat volumenya.

“Barang ilegal juga meningkat sepanjang tahun 2015. Kami telah memusnahkan senilai Rp68 miliar dan itu sudah ditetapkan oleh pengadilan” ungkapnya.

Untuk melindungi konsumen Indonesia kata dia, pengawasannya di lapangan ditingkatkan 15% baik di pasaran hingga melibatkan lintas sektoral. (ard)
Kembali
Biana
21/01/2017 04:01:15
I don`t know who you wrote this for but you helped a brehtor out.
Donyell
21/01/2017 04:01:15
That in`ghitss just what I`ve been looking for. Thanks!
Rusty
21/01/2017 04:01:15
You`ve got it in one. Cod`lnut have put it better.
Fidelia
21/01/2017 04:01:08
If I were a Teenage Mutant Ninja Turtle, now I`d say "Koagbunwa, dude!"
Irais
21/01/2017 04:01:06
Most help articles on the web are inaccurate or inrecehont. Not this!
 << Komentar Sebelumnya 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  Komentar Lainnya >>

Isi Komentar Anda
Nama
Email
Komentar
Mak [600] Karakter
Verifikasi kode